Menu ✖

Otomatis

Kuliner

Secangkir Teh Kayu Aro, Menikmati Rasa yang Lahir dari Lereng Gunung Kerinci

badge-check

Secangkir Teh Kayu Aro, Menikmati Rasa yang Lahir dari Lereng Gunung Kerinci Perbesar

IKLAN | JAMBI — Ada minuman yang sekadar menemani hari. Namun ada pula secangkir teh yang membawa cerita tentang alam, sejarah, dan perjalanan panjang sebuah warisan perkebunan Indonesia.

Teh Kayu Aro adalah salah satunya.

Tumbuh di kawasan kaki Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi, Teh Kayu Aro hadir dari salah satu perkebunan teh bersejarah di Indonesia. Perkebunan ini telah beroperasi sejak 1925 dan pada 2025 memasuki usia satu abad.

Di tangan PTPN IV PalmCo, warisan tersebut terus dikembangkan sebagai produk teh yang dapat dinikmati masyarakat luas.

Bukan Sekadar Teh, Ada Cerita di Setiap Seduhan

Ada alasan mengapa nama Kayu Aro begitu lekat dengan dunia teh.

Kawasan perkebunannya berada di dataran tinggi kaki Gunung Kerinci. Lingkungan alam tersebut menjadi bagian dari karakter teh yang dihasilkan.

PTPN IV mencatat Teh Kayu Aro memiliki karakter rasa yang kuat namun tetap lembut, dengan aroma earthy yang khas serta warna seduhan yang pekat dan memberikan sensasi hangat ketika dinikmati.

Maka ketika air panas bertemu daun teh Kayu Aro, yang hadir bukan sekadar warna dan aroma.

Ada pengalaman menikmati teh dari tanah Jambi.

Dari Kebun Bersejarah ke Cangkir Anda

Perjalanan Teh Kayu Aro tidak berhenti di hamparan perkebunan.

Produk tersebut terus dikembangkan dan dikemas agar dapat menjangkau konsumen dengan lebih luas. Bahkan, laporan mengenai kinerja pemasaran pada semester pertama 2026 mencatat penjualan Teh Kayu Aro dalam bentuk kemasan meningkat 7,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka tersebut menunjukkan bahwa teh yang lahir dari lereng Kerinci tetap memiliki ruang di tengah perubahan selera dan gaya hidup masyarakat.

Kini, secangkir Teh Kayu Aro dapat menjadi teman berbagai suasana.

Menemani sarapan.

Menghangatkan sore.

Menjadi teman berbincang bersama keluarga.

Atau sekadar menjadi jeda kecil ketika aktivitas sedang padat.

Untuk Penikmat Teh yang Menghargai Asal dan Kualitas

Bagi pencinta teh, menikmati sebuah produk bukan hanya perkara rasa.

Asal bahan, proses pengolahan, hingga cerita di balik produk juga menjadi bagian dari pengalaman.

Kayu Aro menawarkan semuanya dalam satu nama.

Sebuah perkebunan berusia satu abad.
Sebuah kawasan yang berada di kaki Gunung Kerinci.
Sebuah tradisi perkebunan yang terus dipertahankan.
Dan sebuah produk yang kini hadir dalam kemasan untuk dinikmati masyarakat.

Selain Teh Kayu Aro, PTPN IV juga menghadirkan Royal Aro Tea, teh hitam seduh 100 persen Grade 1 Orthodox atau kualitas ekspor yang menggunakan daun pilihan dari perkebunan Kayu Aro dan Gunung Kembar. Royal Aro tersedia dalam varian Golden, RedVelt, dan Diamond.

Saatnya Menikmati Teh yang Punya Cerita

Tidak semua teh membawa cerita sepanjang Kayu Aro.

Dari tanah tinggi Kerinci, dari hamparan kebun yang telah melewati perjalanan satu abad, lahir cita rasa yang kemudian sampai ke meja dan ruang keluarga.

Karena itu, jika Anda sedang mencari teman untuk menikmati pagi atau ingin menghadirkan suasana hangat dalam secangkir teh, Teh Kayu Aro layak menjadi bagian dari pilihan.

Bukan sekadar menikmati teh.

Tetapi menikmati rasa yang lahir dari tanah Jambi, dirawat oleh waktu, dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Teh Kayu Aro — dari lereng Kerinci, hadir untuk menemani setiap cerita.

PTPN IV PalmCo
Merawat warisan, menghadirkan cita rasa.

Jejak Lentera — Menyalakan cerita, menghadirkan makna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Anak Krakatau Meletus Lima Kali dalam Semalam, Abu Vulkanik Mengarah ke Banten dan Lampung

17 Oct 2026 - 16:57 WIB

Anak Krakatau Meletus Lima Kali dalam Semalam, Abu Vulkanik Mengarah ke Banten dan Lampung

Jelang Wajib Halal 18 Oktober 2026, Kemenag Tekankan Pendampingan UMKM agar Tak Tertinggal

15 Oct 2026 - 06:37 WIB

Jelang Wajib Halal 18 Oktober 2026, Kemenag Tekankan Pendampingan UMKM agar Tak Tertinggal

BRAN dan Menko PM Perkuat Sinergi Reforma Agraria, Tanah Didorong Jadi Jalan Menuju Kesejahteraan Rakyat

15 Oct 2026 - 06:28 WIB

BRAN dan Menko PM Perkuat Sinergi Reforma Agraria, Tanah Didorong Jadi Jalan Menuju Kesejahteraan Rakyat

Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Sinta Nuriyah dan Romo Magnis Desak Prabowo Tetapkan Bencana Nasional

14 Oct 2026 - 06:45 WIB

Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Sinta Nuriyah dan Romo Magnis Desak Prabowo Tetapkan Bencana Nasional

Prabowo dan El-Sisi Kompak Kecam Israel, Nasib Palestina Kembali Jadi Sorotan Dunia

12 Oct 2026 - 06:41 WIB

Prabowo dan El-Sisi Kompak Kecam Israel, Nasib Palestina Kembali Jadi Sorotan Dunia
Trending on Internasional