BANJARMASIN, JEJAK LENTERA — Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 memasuki fase yang semakin berat. Tim penyelam gabungan berhasil membuka akses ke sejumlah kamar penumpang di dalam bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa.
Di balik kaca jendela yang dipecahkan untuk membuka jalur masuk, tim menemukan sejumlah korban yang masih berada di dalam kapal. Sebagian bahkan belum dapat dievakuasi karena diduga terjepit oleh struktur kapal yang telah berada dalam posisi tidak normal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengatakan fokus operasi kini diarahkan ke bagian badan kapal, khususnya ruang-ruang penumpang.
Menurutnya, penyelam telah melihat banyak penumpang yang terjebak di dalam kamar. Beberapa upaya penarikan korban menggunakan tali belum berhasil dilakukan karena kondisi korban dan struktur kapal menyulitkan proses evakuasi.
Kaca Kamar Dipecah, Akses ke Korban Dibuka
Untuk mencapai ruangan yang diduga menjadi lokasi korban, tim penyelam gabungan memecahkan kaca sejumlah jendela kamar.
Operasi tersebut melibatkan Basarnas Special Group (BSG), Kopaska, Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Namun, medan bawah laut belum sepenuhnya bersahabat.
Arus yang semakin kuat membuat air menjadi keruh dan mengurangi jarak pandang penyelam. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah korban yang sudah terlihat belum dapat segera dievakuasi.
Pada Selasa pagi, tim penyelam sebelumnya berhasil mengangkat tiga korban meninggal dari dalam bangkai kapal.
Pencarian Difokuskan ke Kamar Penumpang
Operasi berikutnya diarahkan ke kompartemen kamar tidur penumpang, baik kelas ekonomi maupun eksekutif.
Setelah sektor tersebut ditangani, tim SAR akan mempertimbangkan pencarian pada bagian kendaraan yang berada di dalam kapal. Namun, langkah itu baru dilakukan apabila kondisi memungkinkan dan dinilai aman bagi penyelam.
Posisi kendaraan di dalam kapal disebut sudah saling bertindihan akibat kondisi kapal yang tidak normal. Faktor keselamatan penyelam tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap tahapan operasi.
117 Orang Masih Dalam Pencarian
Data Basarnas hingga Selasa (22/9/2026) pukul 22.00 WITA mencatat 126 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercantum dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam keadaan selamat, sementara 18 orang meninggal dunia. Adapun 117 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Angka tersebut membuat operasi SAR masih menjadi pekerjaan besar. Tim gabungan dijadwalkan kembali melakukan penyelaman pada Rabu (23/9) sejak pagi hingga sore, dengan harapan kondisi cuaca dan arus laut lebih memungkinkan untuk memperluas proses evakuasi.
Keselamatan Penyelam Tetap Jadi Prioritas
Di tengah upaya menemukan korban yang masih berada di dalam kapal, tim SAR menghadapi kondisi bawah laut yang kompleks.
Arus, jarak pandang yang terbatas, posisi kapal serta struktur bagian dalam yang telah berubah menjadi sejumlah tantangan bagi penyelam.
Karena itu, proses evakuasi tidak hanya berpacu dengan waktu, tetapi juga harus memperhitungkan keselamatan personel yang bekerja di bawah laut.
Operasi pencarian akan terus diarahkan pada titik-titik yang berdasarkan temuan penyelam diduga masih menyimpan korban.
Bagi keluarga korban, setiap proses pembukaan ruang kapal menjadi harapan sekaligus kabar yang berat. Sementara bagi tim SAR, pekerjaan di dasar Laut Jawa masih belum selesai.
JEJAK LENTERA — Menerangi Jejak Kebenaran























