JAMBI — Ada rasa yang tidak sekadar nikmat, tetapi juga membawa cerita tentang tanah, alam, dan tangan-tangan yang merawatnya. Dari kawasan perkebunan pilihan PTPN IV, hadir rangkaian produk teh dan kopi dengan cita rasa khas yang layak menjadi kebanggaan masyarakat Jambi.
Salah satunya datang dari Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra perkebunan teh dan kopi unggulan di Jambi.
Kini, produk-produk tersebut dikemas secara modern sehingga semakin mudah dinikmati masyarakat luas. Bukan hanya cocok untuk menemani pagi dan sore hari, tetapi juga menjadi pilihan menarik bagi keluarga, pecinta teh, penikmat kopi, hingga oleh-oleh khas Jambi.
Teh Kayu Aro, Rasa Khas dari Kaki Gunung Kerinci
Nama Kayu Aro tentu sudah tidak asing bagi masyarakat Jambi.
Berada di kaki Gunung Kerinci, perkebunan teh Kayu Aro dikenal memiliki sejarah panjang dan menjadi salah satu kekayaan perkebunan Indonesia.
Teh Kayu Aro menawarkan karakter rasa yang kuat namun tetap lembut. Aroma khas tanah perkebunan berpadu dengan warna seduhan yang pekat, menghadirkan sensasi hangat yang pas dinikmati kapan saja.
Secangkir Teh Kayu Aro bukan sekadar minuman. Ada cerita tentang alam Kerinci dan tradisi perkebunan yang ikut hadir di dalamnya.
Royal Aro Arabica Coffee, Harumnya Kopi dari Dataran Tinggi Kerinci
Bagi pencinta kopi, ada pilihan yang tak kalah menarik: Royal Aro Arabica Coffee.
Kopi Arabika Royal Aro berasal dari dataran tinggi Kayu Aro, Kerinci, Jambi. Kopi spesialti ini menawarkan pengalaman rasa yang tidak hanya bertumpu pada kualitas biji kopi, tetapi juga pada kekayaan alam dan budaya yang menjadi bagian dari perjalanan produksinya.
Dikelola bersama tradisi petani lokal yang diwariskan turun-temurun, kopi ini menjadi gambaran harmonis antara manusia dan alam.
Aromanya menggoda, cita rasanya berkarakter, dan kisah di baliknya begitu dekat dengan tanah Jambi.
Teh Royal Aro, Pilihan untuk Penikmat Teh Berkualitas
Untuk mereka yang menginginkan sensasi teh premium, tersedia Teh Hitam Seduh Royal Aro.
Teh ini merupakan jenis Orthodox 100 persen grade 1 (export tea) yang diolah dari daun teh pilihan Perkebunan Kayu Aro dan Gunung Kembar.
Royal Aro tersedia dalam beberapa varian, yakni Golden, RedVelt, dan Diamond, sehingga penikmat teh dapat memilih karakter yang sesuai dengan selera.
Teh Tobasari dan Teh Butong, Racikan Pucuk Pilihan
Selain produk dari Kayu Aro, PTPN IV juga menghadirkan Teh Tobasari dan Teh Butong.
Keduanya berasal dari teh hitam dengan pucuk pilihan yang diolah dan diramu secara khusus untuk menghasilkan teh berkualitas.
Daun teh yang ditanam dan dirawat dengan baik menghasilkan karakter cita rasa yang khas dari kawasan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Dengan pengemasan yang modern, produk ini semakin praktis untuk dinikmati maupun dijadikan pilihan untuk kebutuhan rumah tangga dan berbagai kesempatan.
Saatnya Bangga Menikmati Produk Perkebunan Berkualitas
Bagi masyarakat Jambi, hadirnya produk seperti Teh Kayu Aro dan Royal Aro Arabica Coffee menjadi pengingat bahwa daerah ini memiliki kekayaan perkebunan yang luar biasa.
Dari lereng Gunung Kerinci, dari hamparan perkebunan yang dirawat dengan penuh ketekunan, lahir produk yang mampu membawa nama Jambi lebih jauh.
Teh dan kopi PTPN IV bukan sekadar produk perkebunan. Di dalamnya ada alam Jambi, kerja keras petani, tradisi, dan cita rasa yang patut dibanggakan.
Jadi, saat pagi membutuhkan teman untuk memulai aktivitas, atau sore hari ingin menikmati waktu dengan secangkir minuman hangat, mengapa tidak memilih cita rasa yang punya cerita?
Dari Kayu Aro untuk Jambi. Dari Jambi untuk Indonesia.
PTPN IV — menghadirkan cita rasa perkebunan berkualitas dalam setiap seduhan.























