NEWS | JAMBI — Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali bergerak. Kali ini, perubahan jabatan menyentuh pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Jambi.
Irjen Pol Krisno H Siregar yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jambi dimutasi ke posisi Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri.
Posisi Kapolda Jambi selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol Widodo, yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Kapolda Gorontalo.
Pergantian tersebut menjadi salah satu perubahan penting dalam struktur pimpinan Polda Jambi. Informasi mengenai mutasi ini juga telah dibenarkan Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji.
Dari Jambi ke Bareskrim
Krisno H Siregar sebelumnya memimpin Polda Jambi. Dalam mutasi terbaru, ia mendapat penugasan sebagai Pati Bareskrim Polri.
Perubahan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Krisno sebagai orang nomor satu di Polda Jambi.
Sementara itu, Irjen Pol Widodo akan melanjutkan kepemimpinan di Polda Jambi setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Gorontalo.
Pergantian ini berlangsung di tengah dinamika organisasi Polri yang terus melakukan rotasi pada sejumlah posisi strategis.
Mutasi Pertama di Era Kapolri Suyudi Ario Seto
Perubahan pucuk pimpinan Polda Jambi ini juga menjadi bagian dari rangkaian mutasi yang disebut sebagai mutasi pertama di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.
Bagi Polda Jambi, pergantian Kapolda tentu akan membawa perubahan kepemimpinan sekaligus menjadi momentum untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan.
Sebelumnya, sepanjang 2026, sejumlah pejabat utama dan Kapolres di lingkungan Polda Jambi juga telah mengalami rotasi. Polda Jambi menyebut mutasi sebagai bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, dan penyegaran guna mengoptimalkan pelaksanaan tugas kepolisian.
Kini, perhatian publik Jambi tertuju pada kepemimpinan baru Irjen Pol Widodo serta arah kebijakan Polda Jambi setelah pergantian pucuk pimpinan tersebut.
Jejak Lentera — Mengawal informasi, menyalakan fakta.





















