Menu ✖

Otomatis

Lokal

Kabut Asap Mencekik Kota Jambi, Sekolah Kembali Dipaksa Belajar dari Rumah hingga 2 September

badge-check

Kabut Asap Mencekik Kota Jambi, Sekolah Kembali Dipaksa Belajar dari Rumah hingga 2 September Perbesar

JAMBI – Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi belum juga menunjukkan tanda-tanda mereda. Kondisi kualitas udara yang masih berada pada kategori sangat tidak sehat membuat Pemerintah Kota Jambi kembali mengambil langkah tegas dengan memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kebijakan tersebut berlaku selama tiga hari, yakni 31 Agustus hingga 2 September 2026, sebagai upaya melindungi peserta didik dari dampak buruk pencemaran udara. Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor 24 Tahun 2026 tentang Antisipasi Dampak Pencemaran Udara terhadap Kegiatan Belajar Mengajar.

Pemkot Jambi mengambil keputusan tersebut setelah hasil pemantauan Air Quality Monitoring System (AQMS) Provinsi Jambi menunjukkan kondisi udara masih sangat tidak sehat dan bersifat fluktuatif.

Asap Belum Aman, PJJ Diperpanjang

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi sekaligus Juru Bicara Pemkot Jambi, Saleh Ridha, mengatakan keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi pertimbangan utama pemerintah.

Menurutnya, kondisi udara saat ini belum memungkinkan kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan secara normal di dalam maupun sekitar lingkungan sekolah.

“Dengan adanya SE terbaru ini, PJJ diperpanjang selama tiga hari, yakni 31 Agustus, 1 September dan 2 September 2026,” kata Saleh, Minggu (30/8).

Kebijakan tersebut berlaku bagi satuan pendidikan di Kota Jambi yang terdampak kondisi kualitas udara.

Guru Tetap Masuk Sekolah

Meski siswa belajar dari rumah, kepala satuan pendidikan, tenaga kependidikan dan guru tetap menjalankan tugas dari sekolah.

Mereka diminta memastikan pembelajaran daring tetap berlangsung secara efektif sehingga proses pendidikan tidak terhenti selama kebijakan PJJ diberlakukan.

Pemkot Jambi juga meminta orang tua atau wali peserta didik ikut mengawasi dan mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah.

Para siswa juga dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Kapan Sekolah Tatap Muka Kembali?

Pemkot Jambi belum menetapkan tanggal pasti pembelajaran tatap muka kembali digelar.

Pelaksanaan sekolah secara langsung akan disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara serta hasil pemantauan kondisi lingkungan.

Artinya, keputusan untuk kembali membuka pembelajaran tatap muka masih bergantung pada satu hal utama: kapan kualitas udara Kota Jambi benar-benar dinyatakan aman bagi peserta didik.

Di tengah kabut asap yang belum mereda, kebijakan memperpanjang PJJ menjadi sinyal bahwa persoalan kualitas udara di Kota Jambi masih serius dan belum bisa dianggap selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Cuaca Jambi 17 Oktober 2026: Udara Kabur Dominasi 11 Kabupaten dan Kota, Warga Diminta Waspada

17 Oct 2026 - 17:21 WIB

Cuaca Jambi 17 Oktober 2026: Udara Kabur Dominasi 11 Kabupaten dan Kota, Warga Diminta Waspada

Karhutla Tahura Orang Kayo Hitam Jadi Perhatian, Al Haris Perkuat Pemadaman dan Pendinginan

17 Oct 2026 - 17:14 WIB

Karhutla Tahura Orang Kayo Hitam Jadi Perhatian, Al Haris Perkuat Pemadaman dan Pendinginan

Pemkot Jambi Buka Seleksi Dewan Pengawas Tirta Mayang 2027–2031, Lulusan S-1 Berpeluang Mendaftar

17 Oct 2026 - 17:06 WIB

Pemkot Jambi Buka Seleksi Dewan Pengawas Tirta Mayang 2027–2031, Lulusan S-1 Berpeluang Mendaftar

ADA APA DENGAN MUARO JAMBI? KPK TURUN, BUPATI DIPANGGIL RAPAT KHUSUS PERBAIKAN TATA KELOLA

15 Oct 2026 - 07:52 WIB

ADA APA DENGAN MUARO JAMBI? KPK TURUN, BUPATI DIPANGGIL RAPAT KHUSUS PERBAIKAN TATA KELOLA

70 Jerigen Solar Subsidi Disita di Sungai Penuh, Tiga Orang Jadi Tersangka

15 Oct 2026 - 06:43 WIB

70 Jerigen Solar Subsidi Disita di Sungai Penuh, Tiga Orang Jadi Tersangka
Trending on Hukum