Menu ✖

Otomatis

Kesehatan

Gempa NTT Belum Usai, Danone dan PMI Kerahkan Rp1 Miliar serta 53 Ribu Botol Air untuk Korban

badge-check

Gempa NTT Belum Usai, Danone dan PMI Kerahkan Rp1 Miliar serta 53 Ribu Botol Air untuk Korban Perbesar

JAKARTA – Ketika masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menghadapi dampak gempa bumi, dukungan kemanusiaan terus mengalir. Danone Indonesia bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mengerahkan bantuan senilai Rp1 miliar, sekitar 53.000 botol air minum, serta produk nutrisi bagi masyarakat terdampak.

Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus mendukung tahap awal pemulihan pascabencana.

Danone Indonesia menyalurkan bantuan melalui jaringan kemanusiaan PMI dengan melibatkan koordinasi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Mekanisme tersebut dilakukan agar bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Rp1 Miliar Disiapkan untuk Kebutuhan Korban

CEO Danone Indonesia Laurent Boissier mengatakan penanganan bencana membutuhkan kecepatan, koordinasi, serta pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Menurutnya, kerja sama dengan PMI menjadi bagian penting agar bantuan dapat disalurkan secara terkoordinasi dan sesuai kebutuhan.

“Kolaborasi menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan kecepatan, koordinasi, serta pemahaman yang baik terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Laurent.

Dana sebesar Rp1 miliar tersebut akan digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat berdasarkan hasil identifikasi dan asesmen yang dilakukan PMI.

Dengan mekanisme itu, bentuk bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang selama masa tanggap darurat.

53 Ribu Botol Air untuk Warga Terdampak

Selain bantuan dana, Danone Indonesia juga menyalurkan sekitar 53.000 botol AQUA dan produk nutrisi.

Bantuan tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air minum yang aman dan dukungan nutrisi selama masa darurat.

Sebagian bantuan bahkan telah dikirimkan sejak Sabtu, 22 Agustus 2026.

Pasokan air minum sebelumnya telah disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Distribusi kemudian diperluas ke sejumlah wilayah pesisir melalui Kapal Kemanusiaan hasil kolaborasi PMI dan Kalla Lines. Bantuan juga disalurkan melalui jalur darat di wilayah Manggarai, menyesuaikan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat.

Jusuf Kalla Apresiasi Gerak Cepat Danone

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Danone Indonesia dalam penanganan bencana di NTT.

Menurut Jusuf Kalla, sinergi antara dunia usaha dan lembaga kemanusiaan sangat penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat dipenuhi secara efektif.

Jusuf Kalla juga mengungkapkan bahwa dukungan tersebut bukan kali pertama diberikan Danone Indonesia dalam penanganan bencana.

Ia menyebut bantuan kali ini menjadi bagian dari komitmen Danone Indonesia yang sebelumnya juga telah beberapa kali memberikan dukungan ketika terjadi bencana.

Bantuan Disalurkan Berdasarkan Kebutuhan

Danone Indonesia menegaskan bahwa bantuan tidak sekadar disalurkan dalam bentuk logistik, tetapi diarahkan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat di lokasi terdampak.

PMI memiliki jaringan kemanusiaan yang memungkinkan proses identifikasi kebutuhan dilakukan di lapangan. Hasil asesmen tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan bentuk bantuan yang diberikan.

Koordinasi antara Danone Indonesia, PMI, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait juga terus dilakukan untuk menyesuaikan distribusi dengan perkembangan kondisi masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan membuat bantuan dapat diterima secara tepat waktu dan tepat sasaran.

Solidaritas di Tengah Masa Pemulihan

Bagi Danone Indonesia, penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Dunia usaha, pemerintah, organisasi kemanusiaan, komunitas, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam membantu warga melewati masa darurat.

Bantuan Rp1 miliar, puluhan ribu botol air minum, dan produk nutrisi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa NTT.

Di tengah proses pemulihan yang masih berjalan, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci agar kebutuhan masyarakat tidak terabaikan dan bantuan dapat terus bergerak menuju wilayah yang paling membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Kualitas Udara Jambi Memburuk, Kabut Asap Kembali Jadi Ancaman Kesehatan

4 Oct 2026 - 15:39 WIB

Kualitas Udara Jambi Memburuk, Kabut Asap Kembali Jadi Ancaman Kesehatan

Viral Usus Bermotif Kulit Macan, Dokter Ungkap Bahaya di Balik Penyalahgunaan Obat Pencahar

3 Oct 2026 - 09:11 WIB

Viral Usus Bermotif Kulit Macan, Dokter Ungkap Bahaya di Balik Penyalahgunaan Obat Pencahar

Teknologi Neurorestorasi Buka Harapan Baru Pascastroke, Dari TMS hingga Brain Computer Interface

24 Sep 2026 - 07:20 WIB

Teknologi Neurorestorasi Buka Harapan Baru Pascastroke, Dari TMS hingga Brain Computer Interface

Kembali Menekan Jambi, Sekolah TK hingga SMP Dipaksa Beralih ke Daring

16 Sep 2026 - 09:26 WIB

Kembali Menekan Jambi, Sekolah TK hingga SMP Dipaksa Beralih ke Daring

431 Santri Dirawat Diduga Keracunan MBG, Ponpes Manbaul Hikam Bantah Makanan Diolah di Pesantren

2 Sep 2026 - 08:36 WIB

431 Santri Dirawat Diduga Keracunan MBG, Ponpes Manbaul Hikam Bantah Makanan Diolah di Pesantren
Trending on Kesehatan